\ \ Prohibited Trading Strategies

Prohibited Trading Strategies

Author
0


Prohibited Trading Strategies atau  Strategi Perdagangan Terlarang, selalu menjadi hal yang harus diperhatikan  bagi para traders saat  trading di suatu Broker dan terlebih ketika saat trading di perusahaan Propfirm, tidak cukup dengan Consistency Rule yang di tetapkan saja Anda bisa menerima payout dari mereka, tim analis mereka mencari kesalahan dan memeriksa setiap Open Posisi Anda di Market, Apa saja  Prohibited Trading Strategies, disini saya menjelasakan secara singkat saja :


  1. Arbitrage atau Latency dilakukan saat terdapat perbedaan kecepatan eksekusi data antara salah satu broker berbeda , atau antara broker dengan pasar acuan. Strategi trading ini memanfaatkan jeda waktu janya sepersekian detik  untuk melakun pembelian atau penjualan dengan harga lama sebelum pindah ke harga baru, bagaiman broker mengetahui kita melakukan hal ini? biasanya setiap broker mempunyai sistem pemantauan otomatis pada servernya dengan menganalisis pola HFT, Durasi trade yang hanya sepersekian detik, karena scaping manual yang diakui saja hanya berkisar  20 detik sampai dengan 30 detik, biasanya trader ini mengunakan VPS, dan kebanyakan propfirm melarang mengunakan VPS, sedangkan mengunakan VPN kebanyakan Propfirm memperbolehkan karena VPN mempunyai cara kerja yang berbeda dengan VPS, pengunaan VPN biasa ada larangan tertentu yang dilarang lokasi Negaranya
  2. High-Frequency Trading, Tick Scalping : biaasanya Melakukan banyak open posisi  dalam hitungan detik bahkan milidetik karena hal ini sangat  membebani server.
  3. Reverse Trading / Lindung Nilai atau perdaganagn terbalik
  4. Martingale

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top