Judul di atas adalah realita yang harus kita terima, banyak trader ritel bangkrut dari trading, karena kebanyakan ingin cepat kaya dari trading, mungkin Anda pernah berhasil withradwal besar dan kaya sesaat dari trading, tetapi setelahnya Anda tidak konsisten profit sebagai trader, dan jumlah deposit Anda di trading melebihi jumlah dari total profit Anda dan kemudian berakhir bangkrut.
Hanya sedikit sekali jumlahnya yang berhasil kaya raya dan berhasil konsisten profit di trading, seperti Bill Lipschutz, Michael Marcus, Jarratt Davis, jika di Indonesia ada Gema Goeryadi dan Tito Hayunanda yang saya anggap berhasil karena memiliki portofolio yang jelas dari awal karirnya sebagai trader ritel, sisanya yang lain bukan kaya raya dari trader ritel, tetapi mereka cerdas dan mengetahui bahwa trading forex memiliki resiko yang sangat tinggi, dan mereka berhasil kaya raya justru menerima pendapatan terbesarnya dari bisnis Forex yang dijalaninya, seperti menjadi IB, Youtuber atau buka kelas, mendirikan propfirm skala kecil dan lain-lain.
Ada sekitar 10 juta trader ritel di dunia dan kurang lebih 8 juta orang di dunia aktif melakukan trading setiap harinya dan selalu bertambah trader baru setiap hari nya, total omset transaksi harian sekitar US$ 7,5 triliun, trader ritel menyumbang omset transaksi harian sekitar 2,5% - 6% atau dengan nominal sekitar US$ 187,5 milyar - US$ 450 milyar. Dan menurut data hanya sekitar 5% - 10% trader ritel yang berhasil memiliki keahlian trading secara profesional, sekitar 90% - 95% trader ritel bangkrut mengalami margin call dan trauma untuk berlanjut di industri ini, dan sisanya lagi adalah trader ritel yang masih bertahan yang kebanyakan mereka sudah banyak kehilangan sebagian besar modalnya dan berharap modalnya kembali. Iklan di bisnis forex selalu dikemas dengan life style kelas atas, seperti seseorang memiliki rumah mewah, yatch mewah, jet pribadi, mobil sport, menghadiri pesta selebritis atas atau sebagainya dari hasil trading, sebagai bahan promosi untuk trader baru.
Ini pengalaman saya ketika melihat teman mengalami kerugian yang besar di forex, inisialnya Mr.Y, beliau seorang pengusaha yang sebenarnya sudah mapan di industrinya sendiri, akibat masuk ke industri ini dengan pengetahuan yang masih minim, total deposit sebesar Rp.8 milyar, jika di dikonversi dalam US$ total modalnya sekitar US$ 485.000, saat pertama trading memang menghasilkan profit dan beberapa kali, lalu kekayaan bertambah sesaat dari trading, kemudian melipat gandakan depositnya dengan jumlah di atas, dalam waktu kurang dari 3 bulan akunnya mengalami Margin Call melebihi jumlah WD nya, padahal di setiap tradingnya beliau selalu didampingi oleh konsultan Forex dari broker yang cukup handal, Anda bisa menilai konsultan handal dan hebat pun bukan jaminan untuk menghasilkan profit di market forex secara konsisten, malahan berakhir bangkrut, dan sampai saat ini beliau masih trauma untuk terjun kembali ke industri ini.
Industri Forex selalu gencar melakukan promosi, agar seseorang tertarik terjun ke industri ini, dan kampanye promosi utamanya adalah sebagai besar sebagai cara untuk cepat menghasilkan uang dan bisa cepat kaya raya, tentunya tidak ada yang tidak mungkin untuk bisa kaya dari trading, tetapi kemungkinannya sangat kecil, perlu waktu dan usaha yang keras untuk sampai ke fase menjadi seorang trader profesional, bagi Anda yang belum masuk industri, Anda harus bersyukur, dan saya bilang mending tidak usah masuk ke industri ini, bisa-bisa uang tabungan yang Anda kumpulkan bertahun-tahun dari hasil kerja nyata akan hilang dalam sekejab, bahkan bisa hilang dalam hitungan jam atau menit jika Anda salah entry dengan lot besar ke market, karena trading Forex sangat tidak pasti menghasilkan profit dan sangat beresiko tinggi. Percayalah jika Anda melihat seseorang yang masih relatif muda dan memiliki kemewahan dari trading itu hanyalah strategi promosi broker belaka, contoh misalkan dibuatlah suatu cerita sukses seorang individu, dari awalnya hanya seorang tukang cuci piring di restoran, lalu menjadi trader forex dan dalam waktu singkat menjadi sukses dan kaya raya menghasilkan jutaan dollar, memiliki rumah mewah, mobil mewah dan sebagainya seperti di sinetron, jangan percaya karena semua itu omong kosong.
Sebagian besar yang mereka tampilkan hanya promosi yang kebanyakan dibiayai oleh broker atau hanya seorang trader yang telah sukses menjadi seorang IB (Influence Broker) yang penghasilan terbesarnya justru dari rebate para membernya, bukan dari hasil trading. Logika saja, Anda Withdrawal (WD) ribuan, puluhan ribu atau ratusan ribu dollar setiap hari atau mingguan, belum tentu brokernya membayar langsung dan bahkan ada broker yang tidak membayar atau memotong WD dengan dalih trader menyalahi aturan trading, dan biasanya kadang proses WD dalam jumlah banyak akan melalui proses yang tidak mudah, pengalaman saya pernah ketika saya menghasilkan profit di trading sekitar beberapa ribu $ permingu, dengan total saat itu profit mencapai $ 20.000-an, saat pertama WD lancar, tetapi setelahnya ribet, karena broker meminta penarikannya dipecah nominalnya perhari, ngga mudah juga untuk WD kan? nanti hal ini akan di bahas di posting lain mengenai jenis-jenis broker bandar atau komisi dan broker scam.
Jika Anda saat ini Anda masih muda dan masih seorang pekerja kantoran atau seorang wiraswasta produk yang masih melakukan bisnis konvensional, teruslah tekun bekerja secara nyata, tidak usah terburu-buru masuk ke industri ini jika modal Anda masih kecil dan pengetahuan Anda masih minim di trading forex, kecuali Anda mungkin orang kaya yang ingin membakar uang untuk di berikan kepada market, bekerja nyata saja, Anda bisa menginspirasi proses kerja dari Larry Page salah satu pendiri Google atau Elon Musk yang benar-benar mencapai kekayaan milyaran dollarnya dari muda dengan proses bekerja sangat keras dan memerlukan waktu yang tidak singkat, jika Anda sudah memiliki uang banyak dan memiliki uang dingin, baru Anda masuk ke industri ini.
Trading di forex harus mengunakan uang dingin, yang berarti walau uangnya hilang saat Margin Call akan sangat tidak berarti untuk biaya kehidupan Anda, yang salah kaprah jika uang yang Anda gunakan di trading adalah uang panas, seperti pinjam dari orang, pinjam ke bank atau pinjaman online, jika Anda mengunakan modal seperti itu dapat mengakibatkan mental yang tidak baik saat trading, karena beban trading Anda sangat berat dan trading menjadi tidak nyaman karena adanya tekanan, karena untuk trading mental Anda harus tenang dan terjaga.
Jika Anda tetap bersikeras masuk ke Industri ini dan menghiraukan realita bahwa banyak trader ritel rugi dan berharap cepat kaya, pertama singkirkan niat untuk cepat kaya, mulailah belajar dengan akun demo atau jika Anda ingin mengunakan uang sebenarnya pada tahap awal pilihlah akun Cent untuk melatih mental Anda secara perlahan-lahan, jangan langsung trading memilih pair ekstrim seperti XAUUSD yang memiliki range harian yang besar, pilihlah curency seperti pair EURUSD yang ramah.
Banyak broker yang menyediakan akun cent untuk trading, Anda bisa searching di google, jangan percaya ajakan siapapun untuk mempertaruhkan uang Anda dalam jumlah besar untuk deposit ke broker walau dia seorang mentor hebat dan terkenal. Mulailah deposit sebesar $ 100 atau $ 30, tidak usah perduli nanti ada orang bilang Anda trader miskin karena hanya deposit kecil, tidak apa-apa deposit kecil, karena Anda masih trader pemula, daripada Anda nanti mengalami kerugian dan menjadi miskin beneran, jika modal $ 100 berati Anda memiliki equity sebesar 10.000 $ cents, entry awal 0,01 lot saja untuk belajar trading live, dan biasakan selalu gunakan stop loss saat trading, ikuti prosesnya secara sabar dan jangan menargetkan profit besar, target profit 0,5% - 1% secara konsisten perhari sudah sangat bagus, bahkan trader institusional yang memiliki modal milyaran dollar hanya menargetkan profit sebesar 3% - 5% perbulan.
Saya terus terang kesal, karena akhir-akhir ini banyak sekali melihat seorang individual flexing di social media dengan gaya hidup mewah dan mengaku semuanya di peroleh dari hasil trading dan mengatakan trading itu sangat mudah, cara cepat dapat uang dan bisa cepat kaya, sekali lagi itu omong kosong !!! karena trading itu adalah perkerjaan yang sangat sulit di dunia, banyak sekali orang yang mengalami kerugian dan bangkrut !!! Saya sudah lebih dari 15 tahun jatuh bangun dan masih bertahan sampai saat ini, terkadang masih merasakan kesulitan saat live market, karena kondisi market tidak selalu sama dengan text book saat live dan tidak selalu nurut dengan analisa kita.
Untuk trader pemula sebaiknya fokus belajar metode tehnikal karakter pair yang hendak Anda fokuskan, tidak usah terlalu belajar banyak metode, pilih metode yang cocok untuk Anda dan bisa menghasilkan profit yang konsisten, pelajari juga fundamental (berita ekonomi) terhadap pair yang di fokuskan, semoga nanti Anda mencapai fase menjadi seorang trader mandiri dan profesional, trader hebat itu bukan dinilai dari hasil besarnya profit yang di hasilkan, jika Anda profit besar dengan modal kecil..itu sangat biasa...karena Anda sedang beruntung di market dan pasti Anda tradingnya Full Margin dan High Risk, seorang trader yang baik adalah equitynya dapat bertahan di market minimal 2-3 tahun, hasilkan profit secara konsisten dan wajar layaknya bisnis konvensional, sudah mencapai hal diatas, ketika Anda sudah merasakan profit konsisten, Anda akan merasakan bahwa trading itu sangat menyenangkan, tidak harus kaya raya dari trading, jika kaya raya itu sebagai bonus anugerah dari Allah, tetapi setidaknya dari jerih payah trading forex bisa membantu mencukupi kebutuhan hidup Anda & keluarga Anda.
